Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, menegaskan tidak ada rasa frustrasi meski timnya hanya mampu meraih kemenangan tipis 1-0 atas Burnley dalam lanjutan Liga Inggris di Turf Moor, Kamis (23/4/2026) dini hari WIB. Gol tunggal Erling Haaland pada menit kelima menjadi penentu tiga poin bagi The Citizens.
Kemenangan ini melanjutkan tren positif City yang telah memenangi 14 pertemuan terakhir melawan Burnley dengan agregat skor 51-3. Namun, kali ini pasukan Pep Guardiola harus bekerja keras untuk mengamankan poin penuh.
Meski mendominasi jalannya pertandingan dengan 65 persen penguasaan bola, melepaskan 28 tembakan (sembilan mengarah ke gawang), dan mencatatkan angka ekspektasi gol (xG) sebesar 3,54, City kesulitan menambah keunggulan. Sepanjang laga, Guardiola terlihat gelisah melihat beberapa peluang yang terbuang dan ancaman dari Burnley.
Guardiola Bantah Frustrasi
Guardiola membantah adanya rasa frustrasi terkait performa timnya, termasuk banyaknya peluang yang tidak berbuah gol. Ia menilai timnya telah bermain fantastis, terutama mengingat jadwal padat setelah pertandingan berat melawan Arsenal hanya tiga hari sebelumnya.
“Cara kami bermain? Atau gol-gol yang tidak kami cetak?” ujar Guardiola saat ditanya mengenai potensi frustrasinya, dikutip dari Sky Sports. “Peluang-peluang tercipta, kami menciptakan banyak peluang. Kami bermain fantastis.”
“Kami melakukan segalanya setelah pertandingan berat tiga hari yang lalu. Jadi pertandingan ini memang berat. Tidak mudah. Kami melewatkan beberapa gol di sini.”
“Tidak ada rasa frustrasi. Mengapa saya harus frustrasi? Saat ini kami berada di puncak klasemen. Tidak ada frustrasi,” tegasnya.
Ia menambahkan, “Tentu saja, kami bisa bermain lebih bagus dan mencetak gol. Para pemain melakukan segalanya, kami hanya tidak mencetak [lebih banyak gol]. Kami tidak menganggap enteng apa pun, kami bermain sangat bagus.”
Performa Lebih Baik dari Lawan Arsenal
Pelatih asal Spanyol itu juga menolak anggapan bahwa performa timnya menurun akibat kelelahan pasca-laga melawan Arsenal.
“Saya sangat tidak setuju. Performa kami lebih bagus dalam hal menciptakan peluang, daripada hari Minggu. Tentu saja, lawan Arsenal luar biasa. Kami tahu itu,” tuturnya melanjutkan.
“Performa kami sendiri benar-benar sangat bagus.”
Jadwal Padat Menanti
Guardiola menekankan bahwa lima pertandingan sisa di Premier League akan menjadi penentu gelar juara. Ia menyebut empat laga ke depan sebagai “empat final” bagi timnya.
“Lima pertandingan. Gelar Premier League akan ditentukan dalam lima laga. Inilah kenyataannya. Sekarang kami memiliki semifinal yang sangat sulit pada hari Sabtu,” jelasnya.
Menghadapi jadwal yang semakin padat, Guardiola tak menutup kemungkinan akan melakukan rotasi pemain untuk menjaga kebugaran.
“Kita akan lihat seberapa lelah kita. Mungkin kita harus melakukan beberapa perubahan karena jika tidak, sudah terlalu banyak menit bermain bagi para pemain,” imbuhnya.
“Pada akhirnya, kami sedikit lelah. Tapi kami siap.”






