Regional

Cerita Rio Andre Selamatkan Keponakan dari Kepungan Api dalam Kebakaran di Tegalsari Surabaya

Advertisement

SURABAYA, CNN Indonesia – Kebakaran hebat melanda permukiman padat penduduk di Jalan Kupang Segunting IV, Kelurahan DR Soetomo, Kecamatan Tegalsari, Surabaya, Selasa (21/4/2026) siang. Api yang melalap delapan petak rumah ini menyisakan puing-puing, namun di tengah kepanikan, aksi heroik seorang paman berhasil menyelamatkan dua keponakannya dari cengkeraman si jago merah.

Rio Andre (35), dengan sigap menerjang kobaran api yang semakin membesar demi menyelamatkan NA dan RF, dua keponakannya yang sedang terlelap di lantai dua rumahnya. Tanpa memedulikan barang berharga, Rio memprioritaskan nyawa keluarganya di atas segalanya.

Detik-Detik Penyelamatan dari Kepungan Api

Peristiwa mencekam itu bermula sekitar pukul 12.00 WIB. Saat itu, Rio sedang berada di teras depan rumah mengasuh anaknya yang masih balita. Suasana tenang siang itu tiba-tiba pecah oleh teriakan histeris tantenya dari lantai dua yang melihat api telah menjalar ke bagian atap.

“Terus apinya itu nyamperin ke baju cucian saya. Lah terus dari situ Bude saya itu teriak ‘Yo, Rio kebakaran’. Langsung saya naik ke atas itu,” ujar Rio saat ditemui awak media di lokasi kejadian, Selasa.

Setibanya di lantai dua, Rio mendapati api telah menguasai ruangan. Ia segera berlari menuju kamar keponakannya. Pintu kamar yang terkunci dari dalam memaksa Rio mendobraknya demi meraih kedua bocah tersebut.

Untuk mempercepat evakuasi, Rio meminta keponakannya yang berinisial NA untuk melompat melalui jendela agar ditangkap oleh kerabat yang sudah berkumpul di bawah. Sementara itu, keponakannya yang lain, RF, langsung diseret dan diarahkan menuju tangga agar terhindar dari api yang mulai menutup akses keluar.

“Kalau aku turun pelan-pelan dari tangga jelas terbakar aku, sudah besar soalnya apinya. Api di atas tangga pas saya jemput anak-anak itu besar sekali,” jelasnya dengan nada bergetar, menggambarkan betapa berbahayanya situasi saat itu.

Dugaan Penyebab dan Upaya Pemadaman

Rio menduga kuat bahwa sumber api berasal dari korsleting listrik di lantai dua. Ia memastikan tidak ada aktivitas memasak yang dilakukan di rumahnya saat kejadian.

“Listrik (dugaan penyebab). Enggak ada yang masak. Beban di atas tidak ada, cuma kipas saja, TV mati. Masak bisa konslet kayak gitu,” tambahnya, menunjukkan kebingungan atas penyebab pasti.

Advertisement

Data dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya mencatat bahwa api yang awalnya berasal dari satu rumah dengan cepat merembet, menghanguskan total delapan unit rumah. Bangunan yang terdampak tercatat di Jalan Kupang Segunting IV nomor 25, 25 B, 29 (empat rumah), dan 29 E, termasuk rumah Ketua RT setempat.

Menghadapi peristiwa ini, DPKP Kota Surabaya mengerahkan 18 unit armada pemadam, terdiri dari 12 unit truk tempur pemadam, 6 unit tim rescue, dan 4 unit tangki perbantuan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Kendala Akses di Permukiman Padat

Kepala DPKP Kota Surabaya, Laksita Rini Sevriani, mengakui adanya kendala dalam pemadaman. “Kendalanya jalannya sempit ya, masuknya itu sekitar 100 meter dari jalan raya. Kami harus menyambung 5 hingga 6 gulung selang untuk sampai ke titik api,” ujarnya. Lebar jalan yang hanya sekitar 1 meter di permukiman padat penduduk ini menjadi tantangan tersendiri bagi petugas.

Operasi pemadaman dinyatakan selesai sepenuhnya pada pukul 15.08 WIB setelah proses pembasahan dilakukan secara intensif.

Dampak dan Penanganan Pascakebakaran

Meskipun kerugian materiil diperkirakan sangat besar, Ketua Tim Kerja Operasional Kedaruratan BPBD Surabaya, Arif Sunandar, mengonfirmasi bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka berat dalam insiden ini.

“Pemilik rumah sudah dievakuasi ke Balai RW. Beberapa warga mengalami syok saat melihat rumahnya terbakar, sehingga kami fokuskan pada pendampingan dan evakuasi,” ungkap Arif.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian dari Polsek Tegalsari masih melakukan penyelidikan mendalam untuk menentukan penyebab pasti kebakaran tersebut.

Sumber: http://surabaya.kompas.com/read/2026/04/21/195051078/cerita-rio-andre-selamatkan-keponakan-dari-kepungan-api-dalam-kebakaran-di

Advertisement