Penumpukan penumpang kereta rel listrik (KRL) terjadi di Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan, pada Rabu sore (22/4/2026), bertepatan dengan jam pulang kerja. Kondisi ini dipicu oleh gangguan pada perjalanan KRL Jakarta-Cikarang akibat insiden tabrakan antara Kereta Api (KA) Bogowonto dan sepeda motor di perlintasan sebidang (JPL) 40 Pramuka, Jakarta Timur.
Video yang beredar di media sosial, salah satunya diunggah oleh akun Instagram @jalur5, memperlihatkan kepadatan penumpang di salah satu peron Stasiun Manggarai yang menunggu kedatangan KRL tujuan Cikarang. Tampak penumpang berjejal di tepi peron maupun yang baru saja turun dari tangga menuju area tunggu.
VP Corporate Secretary PT KAI Commuter (KCI), Karina Amanda, membenarkan adanya penumpukan penumpang tersebut. Ia menjelaskan bahwa kepadatan terjadi karena adanya keterlambatan kedatangan KRL akibat insiden yang melibatkan KA Bogowonto. “Betul tadi sempat terjadi sedikit keterlambatan commuterline dampak dari KA Bogowonto yang tertemper motor pada jalur antara Jatinegara-Pasar Senen,” ujar Karina saat dikonfirmasi Kompas.com melalui pesan singkat, Rabu.
Menurut Karina, penumpukan penumpang mulai terjadi sekitar pukul 15.55 WIB. Namun, ia memastikan bahwa perjalanan KRL kembali normal kurang lebih tujuh menit setelah insiden tersebut.
Permohonan Maaf dan Imbauan
“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan atas dampak tersebut,” tutur Karina.
Selain itu, KCI juga mengimbau para pengguna KRL untuk selalu mengikuti arahan dari petugas di stasiun.
“Dan tentunya kami mengimbau bagi pengguna untuk selalu mengikuti arahan petugas kami,” lanjutnya.
Pengguna KRL juga disarankan untuk terus memantau informasi terkini melalui kanal media sosial resmi KCI guna mendapatkan perkembangan terbaru terkait jadwal perjalanan.






