Bola

Kata-kata Alvaro Arbeloa Usai Skor Real Madrid Vs Alaves 2-1

Advertisement

Real Madrid berhasil meraih tiga poin penuh saat menjamu Alaves di Stadion Santiago Bernabeu pada pekan ke-33 Liga Spanyol 2025-2026, Selasa (21/4/2026). Namun, kemenangan 2-1 ini diwarnai insiden kurang menyenangkan, di mana para pendukung tuan rumah justru memberikan siulan kepada dua bintang mereka, Kylian Mbappe dan Vinicius Jr.

Gol-gol kemenangan Los Blancos dicetak oleh Kylian Mbappe pada menit ke-30 dan Vinicius Jr pada menit ke-50. Alaves hanya mampu memperkecil kedudukan melalui gol Toni Martinez di masa injury time babak kedua (90+3′).

Meski kedua pemain tersebut berhasil menyumbangkan gol, sorakan yang seharusnya mereka terima justru digantikan oleh siulan dari para pendukung yang memadati Santiago Bernabeu. Laporan dari media Spanyol, El Mundo dan Mundo Deportivo, menyebutkan bahwa setiap kali Mbappe dan Vinicius Jr menyentuh bola di paruh pertama pertandingan, suara siulan terdengar jelas.

Situasi ini mengindikasikan bahwa para penggemar Real Madrid mulai mencari ‘kambing hitam’ atas performa tim yang dinilai kurang memuaskan di musim ini. La Liga Spanyol menjadi satu-satunya kompetisi yang masih memungkinkan Real Madrid untuk meraih trofi setelah tersingkir dari Copa del Rey di babak 16 besar oleh tim divisi dua, Albacete, serta terhenti di perempat final Liga Champions oleh Bayern Muenchen. Gelar Supercopa de Espana pun telah melayang setelah kalah 2-3 dari Barcelona di final Januari lalu.

Arbeloa Angkat Bicara Soal Siulan Suporter

Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, menyikapi perlakuan kurang menyenangkan dari suporter kepada pemainnya, khususnya Vinicius Jr. Ia mengakui bahwa kejadian serupa bukan kali pertama terjadi.

“Ini bukan pertama kalinya hal ini terjadi pada kami,” ujar Arbeloa dalam konferensi pers pasca-pertandingan. “Vinicius melakukan upaya besar, memikul beban tim di pundaknya. Kita tidak bisa menyangkal sikapnya, dia tidak pernah menyembunyikannya.”

Arbeloa menambahkan bahwa Vinicius Jr memiliki kecintaan yang besar terhadap klub. “Dia sangat mencintai lambang dan seragam ini, dan saya senang ketika para penggemar menghargainya dengan tepuk tangan,” tuturnya.

Pelatih asal Spanyol itu juga berupaya meredam persepsi negatif terhadap Vinicius Jr. “Saya tidak merasa Vinicius dicemooh secara menyeluruh. Kami akan terus memperdebatkan ini sampai akhir,” katanya.

Advertisement

Menurut Arbeloa, apa yang diinginkan para penggemar adalah melihat penampilan terbaik dari setiap pemain. “Yang diinginkan para penggemar ini adalah selalu mendapatkan yang terbaik dari pemain mereka,” pungkas Arbeloa.

Cedera Militao Warnai Kemenangan Madrid

Di balik kemenangan atas Alaves, Real Madrid juga harus kehilangan salah satu bek andalannya, Eder Militao, yang mengalami cedera. Militao terpaksa ditarik keluar pada penghujung babak pertama dan digantikan oleh Antonio Ruediger.

“Setelah cedera Militao, saya tidak ingin mengambil risiko menjelang pertandingan Jumat,” kata Arbeloa, merujuk pada laga tandang melawan Real Betis akhir pekan ini.

Berkat kemenangan ini, Real Madrid berhasil memangkas jarak dengan pemuncak klasemen, Barcelona, menjadi enam poin. Los Blancos kini mengoleksi 73 poin dari 32 pertandingan. Namun, Barcelona berpeluang kembali menjauh jika memenangi laga pekan ke-33 melawan Celta Vigo.

Arbeloa menegaskan bahwa timnya akan terus berjuang mengejar Barcelona hingga akhir musim.

“Itulah tujuannya, memenangkan ketujuh pertandingan, apa pun yang terjadi di La Liga. Setiap pertandingan penting,” ucap Arbeloa.

Sumber: http://bola.kompas.com/read/2026/04/22/06001158/kata-kata-alvaro-arbeloa-usai-skor-real-madrid-vs-alaves-2-1

Advertisement