SORONG, CNN INDONESIA – Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, menggelar aksi sosial dengan memborong kebutuhan pokok untuk dibagikan kepada 100 mama Papua di Sorong, bertepatan dengan peringatan Hari Kartini pada Selasa (21/4/2026). Aksi ini dilakukan di sela kunjungan kerja perdananya ke Kota Sorong, Papua Barat Daya.
Setibanya di Bandara Domine Eduard Osok (DEO) Sorong, Gibran langsung bertolak menuju Saga Supermarket. Di sana, ia membelanjakan paket sembako senilai Rp 500.000 per orang untuk para mama Papua yang masuk dalam kategori lansia dan kurang mampu.
Kunjungan Wapres Gibran disambut antusiasme warga Kota Sorong. Sejak tiba di bandara hingga area supermarket, masyarakat dari berbagai usia tampak berkerumun menanti kedatangan orang nomor dua di Indonesia tersebut. Gibran pun tampak menyapa warga dengan ramah selama berada di lokasi.
Selama kurang lebih 30 menit di area kasir, Gibran menyelesaikan pembayaran belanjaan sembako. Momen tersebut diwarnai kebahagiaan para penerima bantuan. Arifah Rahakbau, salah seorang penerima bantuan yang berdomisili di Rumah Papan, Pasar Remu, mengungkapkan rasa syukurnya.
“Sangat berharga untuk saya, yang saya tidak kerja, ini bisa membantu saya di rumah. Ada makan minum, beras, minyak goreng, telur, itu sangat berharga sekali. Terima kasih Bapak Wapres Gibran,” ujar Arifah dengan nada penuh haru, seraya berharap pemerintah terus memberikan perhatian nyata bagi masyarakat Papua Barat Daya, khususnya masyarakat asli Papua.
Senada dengan Arifah, Maria Nauw juga menyampaikan rasa syukurnya. Ia menilai bantuan sembako di momen Hari Kartini ini sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap peran perempuan di Papua.
“Bersyukur, terima kasih ke Tuhan,” ungkap Maria singkat. Ia menambahkan, bantuan pangan ini diharapkan dapat berlanjut dengan perhatian pada kebutuhan perumahan.
“Supaya diperhatikan untuk membantu perumahan warga lokal Papua, seperti rehabilitasi rumah,” harapnya.
Dalam kunjungan tersebut, Gibran didampingi oleh Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu. Suasana menjadi semakin hangat ketika anak-anak kecil menyapa Gibran dan meminta buku atau kaus. Gibran pun merespons dengan membagikan kaus kepada anak-anak sebelum meninggalkan lokasi.
“Terima kasih Pak Gibran sudah datang lihat kita di sini bagi-bagi sembako dan kaus,” kata Romy, salah seorang warga.






