MANADO – Program Indonesia Pintar (PIP) untuk pertama kalinya akan menjangkau seluruh murid Taman Kanak-kanak (TK) di Indonesia dengan besaran bantuan Rp 450.000 per tahun. Alokasi ini ditargetkan untuk 888.000 siswa TK pada tahun 2026, menandai sebuah sejarah baru dalam upaya pemerataan akses pendidikan.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Abdul Mu’ti, menyampaikan kebijakan tersebut saat peresmian sekolah revitalisasi di TK Negeri 10 Manado pada Selasa (21/4/2026). Selain jenjang TK, PIP juga akan mengalami peningkatan alokasi untuk jenjang SD hingga SMA/SMK, dengan target 19,6 juta penerima pada tahun yang sama.
“Kenaikan ini menunjukkan komitmen Bapak Presiden dalam memajukan pendidikan dan mewujudkan Asta Cita, khususnya dalam membangun sumber daya manusia yang unggul,” ujar Abdul Mu’ti.
Wajib Belajar Diperluas hingga TK
Pemberian bantuan PIP bagi siswa TK merupakan bagian dari implementasi program wajib belajar 13 tahun yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Program ini secara formal memulai pendidikan sejak jenjang TK.
Untuk mendukung program ini, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memfokuskan pembangunan dan revitalisasi sekolah di daerah-daerah yang terdampak bencana, kawasan 3T (tertinggal, terdepan, terluar), serta sekolah yang mengalami kerusakan berat. Selain itu, pemerintah juga menargetkan pembangunan unit sekolah baru di desa-desa yang belum memiliki fasilitas pendidikan anak usia dini.
“Target kami sesuai dengan MoU dengan Kementerian Desa, satu desa minimal ada satu TK,” tegas Abdul Mu’ti.
Inisiatif ASRI untuk Lingkungan Belajar
Selain dukungan finansial melalui PIP, pemerintah juga menggalakkan Program ASRI (Aman, Sehat, Bersih, dan Indah). Program ini dirancang untuk menciptakan lingkungan sosial dan alam yang kondusif bagi kelancaran proses belajar mengajar.
Kemendikdasmen telah menerbitkan peraturan menteri yang mengatur standar pembangunan sekolah agar lebih aman dan nyaman. Menurut Abdul Mu’ti, efisiensi dalam pengelolaan sekolah tidak hanya berkaitan dengan anggaran, tetapi juga sebagai upaya menjaga kelestarian lingkungan.
Penghormatan Hari Kartini
Dalam rangkaian kunjungannya, Mendikdasmen juga tidak lupa menyampaikan ucapan selamat Hari Kartini. Momen ini menjadi bentuk penghormatan terhadap peran penting perempuan dalam memajukan dunia pendidikan.
“Untuk ibu-ibu, saya mengucapkan selamat Hari Kartini. Semoga semangat Ibu Kartini dalam memajukan pendidikan dapat menjadi inspirasi bagi kita semua untuk mencerdaskan kehidupan bangsa,” tutup Abdul Mu’ti.






