Suherlan Maulana, seorang aparatur sipil negara (ASN) yang kini tengah mengikuti Latihan Dasar Militer (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad), mengungkap bahwa niatnya untuk bergabung sempat tidak mendapat restu dari sang istri.
“Awalnya sangat berat karena anak istri pun berat, tidak mendukung,” kata Maulana di sela-sela kegiatan Latsarmil Komcad di Baseops Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (22/4/2026).
Maulana menjelaskan, keberatan istrinya berakar pada durasi pelatihan yang memakan waktu 1,5 bulan. Jangka waktu tersebut dirasa cukup lama baginya untuk terpisah dari keluarga.
Namun, Maulana tak menyerah. Ia berupaya keras memberikan pemahaman kepada sang istri mengenai tujuan dan manfaat dari keikutsertaannya dalam Latsarmil Komcad.
Perlahan, upaya Maulana membuahkan hasil. Dukungan dari orang-orang terdekatnya mulai mengalir hingga akhirnya ia mendapat lampu hijau untuk melanjutkan program tersebut.
“Tapi dengan kita berikan pemahaman, akhirnya orangtua, anak, istri juga mendukung, mengikhlaskan,” ujar ASN yang bertugas di Kementerian Sosial itu.
Ditambah lagi, selama masa pelatihan, keluarga tetap diberikan kesempatan untuk menjenguk. Hal ini turut memberikan ketenangan bagi Maulana dalam menjalani setiap tahapan program.
Sebelum berangkat, Maulana mengaku telah mempersiapkan diri baik secara fisik maupun mental. Ia juga telah melewati proses seleksi selama sepekan sebelum akhirnya terpilih menjadi satu dari 1.773 ASN peserta Latsarmil Komcad.
Maulana dijadwalkan akan melanjutkan pendidikannya di lembaga pendidikan (lemdik) Wing Pendidikan (Wingdik) 500 Atang Senjaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Ia menegaskan bahwa keikutsertaannya bersifat sukarela melalui Kementerian Sosial, dengan syarat peserta yang siap dan berusia di bawah 35 tahun. Bagi pria asal Sukabumi ini, mengikuti Komcad bukan sekadar pelatihan militer, melainkan kesempatan untuk membentuk diri menjadi pribadi yang lebih baik.
“Mudah-mudahan dengan ada kita ikut Komcad, lebih disiplin lagi dalam kinerja, terutama kita nanti ketika dibutuhkan oleh negara (Sudah) siap,” harap Maulana.
Latsarmil Komcad ASN Dimulai
Sebanyak 1.773 Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai kementerian dan lembaga mulai menjalani Latsarmil Komcad pada Rabu ini di sejumlah lokasi yang telah ditentukan.
Kementerian Pertahanan (Kemenhan) melaporkan bahwa 1.773 ASN tersebut merupakan hasil seleksi dari 2.115 orang yang mendaftar untuk mengikuti Komcad.
Proses seleksi yang dilakukan meliputi tahapan administrasi, pemeriksaan kesehatan, serta pengambilan data jasmani, psikologi, dan mental ideologi.
Latsarmil ini dilaksanakan di enam lokasi berbeda, yaitu Pusat Komunikasi Badan Intelijen Negara, Resimen Induk Daerah Militer Jaya, Pusat Pendidikan Kesehatan TNI Angkatan Darat, Brigade Infanteri 1 Pasukan Marinir 1, Pusat Bahasa Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Udara, dan Wing Pendidikan 500/Umum Atang Sendjaja.
Pelatihan dasar kemiliteran Komcad ini dimulai pada 22 April 2026. Peserta yang berhasil lulus dari pelatihan ini akan ditetapkan sebagai anggota Komcad pada 5 Juni 2026.






