Edukasi

Lulus S3 ITS Usia 65 Tahun, Siens Jadi Wisudawan Tertua, Hadapi Tantangan Daya Ingat Menurun

Advertisement

Siens Harianto, pria kelahiran Bandung, membuktikan bahwa usia bukanlah penghalang untuk menuntut ilmu. Di usianya yang ke-65 tahun, ia berhasil meraih gelar doktor dalam program studi Manajemen Teknologi di Sekolah Interdisiplin Manajemen dan Teknologi (SIMT) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Keberhasilan ini menjadikannya wisudawan tertua dalam gelombang kelulusan kali ini.

Memulai perjalanan akademis doktoralnya pada usia 59 tahun sebagai bagian dari angkatan pertama SIMT ITS, Siens menorehkan prestasi gemilang dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,67, yang berpredikat sangat memuaskan. Niat mulia menjadi landasan utama motivasinya, yakni keinginan untuk menjadi penuntut ilmu sepanjang hayat.

Semangat Belajar Sepanjang Hayat dan Warisan Keluarga

Motivasi Siens dalam menempuh pendidikan S3 tak lepas dari keyakinannya. Ia menuturkan, “Sang Pencipta menjanjikan kemudahan jalan menuju surga bagi orang-orang yang setia menuntut ilmu.” Selain itu, ia juga memiliki harapan besar untuk memberikan teladan dan warisan berharga bagi anak serta cucu-cucunya.

“Saya juga ingin memberikan legacy bagi anak dan cucu,” ujar Siens, seperti dikutip dari laman ITS pada Rabu (22/4/2026). Pria kelahiran 23 April 1961 ini berharap pengalamannya dapat menginspirasi generasi mendatang.

Menghadapi Tantangan Penurunan Motorik dan Memori

Perjalanan akademis Siens, yang juga menjabat sebagai Technical Advisor di PT Indal Steel Pipe, tidak sepenuhnya mulus. Ia menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam proses pemilihan tema disertasi. Di hampir setiap jenjang ujian, Siens kerap kali harus merombak kembali tema yang telah ia siapkan.

Tantangan tersebut semakin berat dengan adanya penurunan pada kondisi motorik dan memorinya seiring bertambahnya usia. Namun, kondisi ini tidak sedikit pun memadamkan semangat juangnya. Ia bertekad untuk terus berjuang menyelesaikan studinya.

Advertisement

“Dengan tertatih-tatih saya mengumpulkan argumen demi argumen sehingga tersusunlah menjadi disertasi,” ungkapnya dengan nada lega, menggambarkan perjuangan yang telah dilalui.

Pesan untuk Generasi Muda

Dari pengalaman studinya yang penuh lika-liku, Siens, bersama dengan rekan sesama mahasiswa, Rochman, menitipkan pesan penting bagi para mahasiswa saat ini. Mereka menekankan pentingnya menjaga semangat dan konsistensi dalam menempuh pendidikan.

Keduanya berharap agar para mahasiswa dapat memanfaatkan masa perkuliahan untuk menciptakan prestasi yang gemilang. Pesan ini selaras dengan upaya pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) poin ke-4 mengenai Pendidikan Berkualitas dan poin ke-9 tentang Infrastruktur, Industri, dan Inovasi.

Sumber: http://www.kompas.com/edu/read/2026/04/22/145025671/lulus-s3-its-usia-65-tahun-siens-jadi-wisudawan-tertua-hadapi-tantangan-daya

Advertisement