Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Surabaya secara resmi menunjuk Syaifuddin Zuhri untuk menduduki kursi Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya periode 2024-2029. Keputusan ini diambil menyusul berpulangnya almarhum Dominikus Adi Sutarwijono yang sebelumnya menjabat sebagai ketua.
Penunjukan Syaifuddin Zuhri ini, menurut Ketua DPC PDIP Surabaya, Armuji, merupakan hasil dari keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP yang didasari atas usulan dari DPC Surabaya. “DPC mengusulkan, melengkapi administrasi. Kirim surat ke DPRD, lalu berkirim surat ke KPU (Komisi Pemilihan Umum) dan selanjutnya,” jelas Armuji, yang akrab disapa Cak Ji, saat dikonfirmasi pada Rabu (22/4/2026).
Wejangan untuk Syaifuddin Zuhri
Dalam kesempatan tersebut, Armuji turut menyampaikan pesan dan wejangan kepada Syaifuddin Zuhri yang kini mengemban amanah baru sebagai Ketua DPRD Surabaya. Ia menekankan pentingnya Syaifuddin untuk dapat mengayomi seluruh anggota dewan yang berjumlah 50 orang.
“Yang pertama, saya ucapkan selamat mendapatkan amanah yang baru sebagai ketua DPRD. Di mana ketua DPRD ini bisa mengayomi seluruh anggota DPRD yang 50 orang itu,” ujar Armuji.
Lebih lanjut, Armuji juga berpesan agar Syaifuddin Zuhri senantiasa responsif dalam menerima dan menanggapi berbagai aduan yang datang dari masyarakat. Ia juga diharapkan dapat menjadi suri teladan bagi anggota dewan lainnya.
“Yang kedua, mereka juga harus responsif terhadap aduan-aduan masyarakat dan juga bisa menjadi suatu suri teladan bagi dari 50 anggota tersebut,” tuturnya.
Selain itu, Syaifuddin Zuhri juga ditugaskan untuk melanjutkan pekerjaan rumah atau tugas-tugas yang belum terselesaikan oleh ketua sebelumnya. “Menggantikan PR-nya ya melanjutkan aja tugas-tugas kedeputian yang belum terselesaikan yang masih menjadi pembahasan dan lain-lainnya,” kata Armuji.
Saat ini, proses pelantikan Syaifuddin Zuhri sebagai Ketua DPRD Surabaya masih menunggu turunnya Surat Keputusan (SK) dari Gubernur Jawa Timur. Armuji berharap, Syaifuddin dapat lebih mengakomodasi seluruh aspirasi dari para anggota DPRD.
“Harapannya lebih akomodatif terhadap seluruh anggota yang ada di DPRD,” pungkasnya.






