MEDAN, KOMPAS.com – Tim gabungan dari Kepolisian Daerah Sumatera Utara dan Polres Pelabuhan Belawan berhasil mengamankan dua pelaku begal yang merampas tas seorang pedagang pecel, Juliana (43), di siang bolong. Aksi kejahatan yang terekam kamera CCTV dan viral di media sosial ini terjadi di Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan.
Kedua pelaku yang berhasil diringkus adalah IH (29) dan JS (30). Dalam upaya penangkapan, petugas terpaksa memberikan tindakan tegas terukur dengan menembak kaki kedua pelaku karena berusaha melawan.
“Dalam proses pengembangan, kedua pelaku sempat melakukan perlawanan terhadap petugas. Polisi kemudian mengambil tindakan tegas dan terukur untuk melumpuhkan pelaku,” ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumut, Kombes Pol Ricko Taruna Mauruh, di Mapolda Sumut, Selasa (22/4/2026).
Penangkapan dan Peran Pelaku
Kombes Pol Ricko Taruna Mauruh menjelaskan bahwa penangkapan kedua pelaku dilakukan di lokasi yang berbeda. IH diamankan di Kecamatan Tanjung Morawa, Deli Serdang, Sumatera Utara, pada Senin (20/4/2026). Sementara itu, JS ditangkap sehari kemudian di wilayah Aceh Tamiang.
“JS merupakan otak pelaku yang merencanakan aksi, sementara IH berperan sebagai joki yang mengendarai sepeda motor dan memepet korban saat kejadian,” jelas Ricko.
Lebih lanjut, Ricko mengungkapkan bahwa kedua pelaku ternyata merupakan residivis dengan kasus serupa. Hingga kini, polisi masih memburu satu pelaku lain yang diduga terlibat dan masih berstatus buron.
Kronologi Kejadian
Peristiwa begal yang meresahkan ini terjadi pada Rabu (15/4/2026), sekitar pukul 13.00 WIB. Korban, Juliana, yang saat itu baru saja mengantar anaknya ke sekolah, tiba-tiba dipepet oleh dua orang pelaku yang berboncengan menggunakan sepeda motor.
“Setelah melukai korban, pelaku dengan cepat merampas tas milik korban sebelum melarikan diri. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka sayat di bagian lengan kanan serta kerugian materiil,” terang Ricko.
Aksi perampokan yang dilakukan pelaku menggunakan pisau cutter ini sempat terekam oleh kamera CCTV dan menyebar luas di media sosial. Dalam rekaman yang beredar, korban terlihat dalam kondisi terluka. Narasi yang menyertai unggahan tersebut menyebutkan bahwa korban mengalami luka akibat sabetan senjata tajam.
“Ibu rumah tangga dibegal siang bolong di kawasan Ileng, Marelan, dengan luka sabetan,” demikian keterangan yang menyertai salah satu unggahan video viral tersebut.






