Regional

Unesa Bongkar Praktik Joki UTBK 2026, Modus Manipulasi Foto Identitas Terungkap

Advertisement

Universitas Negeri Surabaya (Unesa) berhasil membongkar praktik perjokian dalam Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2026. Modus yang digunakan melibatkan manipulasi foto identitas peserta untuk mengelabui panitia.

Wakil Rektor Bidang Pendidikan, Kemahasiswaan, dan Alumni Unesa, Prof. Dr. Martadi, M.Sn., menjelaskan bahwa pelaku sengaja mengganti foto pada dokumen identitas peserta asli dengan foto orang lain yang akan mengerjakan ujian. “Namanya tetap nama peserta asli, tetapi fotonya diganti dengan orang yang mengerjakan ujian,” ujar Martadi saat dikonfirmasi pada Selasa (26/4/2026).

Kecurigaan Berawal dari Verifikasi Data Lintas Tahun

Terbongkarnya kasus ini bermula dari ketelitian panitia dalam melakukan verifikasi data pendaftar UTBK. Martadi mengungkapkan bahwa timnya melakukan pencocokan data peserta dari tahun-tahun sebelumnya.

Saat melakukan perbandingan data lintas tahun, ditemukan kejanggalan pada dokumen pendaftaran. Panitia mendapati foto yang identik dengan data pendaftar pada tahun sebelumnya, namun tercatat dengan nama peserta yang berbeda. “Data ini kami bandingkan dengan tahun lalu. Ternyata fotonya sama persis, tetapi namanya berbeda. Ini yang kemudian memicu kecurigaan,” jelas Martadi.

Temuan Pemalsuan Dokumen Penting

Menindaklanjuti temuan tersebut, panitia melakukan verifikasi lebih mendalam. Salah satunya adalah dengan menghubungi sekolah asal peserta yang bersangkutan. Hasil pemeriksaan menegaskan bahwa foto pada dokumen yang digunakan untuk ujian tidak sesuai dengan identitas asli siswa di sekolah tersebut.

Advertisement

Pemeriksaan sementara mengindikasikan bahwa praktik ini melibatkan dugaan pemalsuan dokumen penting, termasuk Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan ijazah. “Sekarang sedang diproses di kepolisian, sementara ditangani di Polsek untuk pendalaman lebih lanjut,” tambah Martadi.

Target Program Studi Kedokteran

Pelaku yang diamankan petugas keamanan kampus sempat mengikuti proses ujian sebelum akhirnya diserahkan ke pihak berwajib. Ironisnya, peserta yang terlibat dalam praktik perjokian ini diketahui mendaftar pada program studi (prodi) yang memiliki keketatan tinggi, yaitu Kedokteran di Universitas Negeri Malang (UM).

Panitia Unesa menduga bahwa praktik ini bukanlah aksi individu semata, melainkan bagian dari jaringan perjokian yang beroperasi secara luas di tingkat nasional. Kasus ini menjadi perhatian serius untuk menjaga integritas seleksi masuk perguruan tinggi negeri.

Sumber: http://surabaya.kompas.com/read/2026/04/21/202357178/unesa-bongkar-praktik-joki-utbk-2026-modus-manipulasi-foto-identitas

Advertisement