Global

NASA Luncurkan Teleskop Roman, Siap Cari Puluhan Ribu Planet Baru

Advertisement

BADAN Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) secara resmi meluncurkan teleskop luar angkasa terbarunya, Nancy Grace Roman Space Telescope, pada Selasa (21/4/2026). Perangkat canggih ini dirancang untuk memindai area luas alam semesta demi menemukan puluhan ribu planet baru di luar tata surya, sebuah misi yang diharapkan dapat memberikan gambaran lebih jelas mengenai populasi planet di jagat raya.

“Roman akan memberikan Bumi sebuah atlas alam semesta yang baru,” ujar Administrator NASA, Jared Isaacman, dalam konferensi pers di Goddard Space Flight Center, Maryland, seperti dikutip dari AFP, Rabu (22/4/2026).

Teleskop yang memiliki panjang 12 meter dengan panel surya besar ini dijadwalkan akan diangkut ke Florida untuk kemudian diluncurkan ke luar angkasa menggunakan roket SpaceX pada September mendatang.

Perjalanan Panjang Pengembangan

Proses pembuatan teleskop ini memakan waktu lebih dari satu dekade dengan total biaya mencapai lebih dari 4 miliar dollar AS, atau sekitar Rp 68,7 triliun. Nama teleskop ini diambil dari astronom Nancy Grace Roman, yang dikenal sebagai “Ibu Hubble” berkat perannya yang krusial dalam pengembangan teleskop ruang angkasa ikonik tersebut.

Tiga puluh enam tahun setelah peluncuran Hubble yang merevolusi pengamatan astronomi, NASA berharap Roman akan mampu menjawab berbagai pertanyaan ilmiah yang masih belum terpecahkan.

Kemampuan Jauh Melampaui Hubble

Dengan bidang pandang yang setidaknya 100 kali lebih luas dibandingkan Hubble, teleskop Roman akan mampu menyapu wilayah antariksa yang sangat luas dari posisinya yang berjarak 1,5 juta kilometer dari Bumi. Perangkat ini diproyeksikan akan mengirimkan data sebesar 11 terabyte setiap harinya ke Bumi.

“Pada tahun pertama, kami akan mengirimkan lebih banyak data daripada yang akan dikirimkan Hubble sepanjang masa pakainya,” ungkap Mark Melton, seorang insinyur sistem di Goddard Space Flight Center.

Advertisement

Mencari Planet dan Fenomena Kosmik

Lensa sudut lebar yang dimiliki teleskop Roman akan memungkinkan NASA untuk melakukan sensus objek-objek yang membentuk alam semesta. Nicky Fox, administrator asosiasi untuk Direktorat Misi Sains NASA, menjelaskan bahwa Roman akan menemukan puluhan ribu planet baru di luar tata surya kita.

“Ia akan mengungkap miliaran galaksi, ribuan supernova, dan puluhan miliar bintang,” jelas Fox. Kekayaan informasi ini nantinya akan dimanfaatkan oleh NASA untuk mengidentifikasi area-area menarik yang kemudian dapat diselidiki lebih lanjut oleh teleskop-teleskop pendukung, seperti Teleskop Luar Angkasa James Webb.

Menyingkap Misteri Materi Gelap

Selain pencarian planet, Roman juga memiliki misi untuk mempelajari fenomena yang belum terjelaskan, yaitu materi gelap. Materi gelap diperkirakan membentuk 95 persen dari alam semesta kita, namun asal-usulnya masih menjadi misteri. Materi gelap diyakini berperan sebagai perekat yang menyatukan galaksi, sementara energi gelap mendorong pemisahan galaksi dengan membuat alam semesta terus mengembang dengan kecepatan yang meningkat.

Berkat kemampuan penglihatan inframerahnya, teleskop ini akan mampu mengamati cahaya dari benda-benda langit yang berasal dari miliaran tahun lalu. Kemampuan ini secara efektif memungkinkan para ilmuwan untuk “melihat kembali ke masa lalu” demi memahami lebih dalam kedua fenomena kosmik tersebut.

Sumber: http://www.kompas.com/global/read/2026/04/22/155920070/nasa-luncurkan-teleskop-roman-siap-cari-puluhan-ribu-planet-baru

Advertisement